Selasa, 11 November 2014

Dua Kali Gagal Menikah





Nuri Maulida, Dua Kali Gagal Menjelang Akad Nikah

Nuri Maulida memiliki catatan kelam dalam hal asmara. Ia bahkan sampai dua kali mengalami gagal menikah sesaat akad nikah berlangsung. 
Pertama dengan Ferry Ludwankara Setiawan pada tahun 2009. Nuri memutuskan membatalkan pernikahan dengan Ferry, beberapa minggu sebelum akad nikah dilaksanakan. Seluruh seserahan yang sudah diberikan Ferry juga dikembalikannya. Nuri enggan mengungkapkan penyebab dirinya batal menikah dengan Ferry. "Namanya orang dibohongin pasti marah," kata Nuri.

Tentunya kegagalan pernikahan tersebut membawa dampak kurang mengenakkan untuk Nuri. Seluruh keluarganya misalnya, kecewa atas rencana pernikahan yang kandas tersebut. Belakangan diketahui Ferry akhirnya menikah dengan pesinetron Eddis Adelia.

Kedua, dengan Muhammad Adam Yahya yang diketahui sebagai pengusaha dan bangsawan Malaysia yang masih ada kerabat dengan Siti Nurhaliza.
Di bulan September 2013 dirinya dilamar oleh Muhammad Adam Yahya dan 22 November 2013 dijadikan hari keduanya melangsungkan pernikahan. 

Namun, lagi-lagi  Nuri harus menjelaskan kepada publik, jika  pernikahannya batal dilaksanakan. Dengan Muhammad Adam Yahya pernikahannya batal dengan alasan orangtua calon suami yang sedang sakit.
"Ini (penundaan pernikahan) keputusan kami keluarga besar. Datuk Yahya ini anak pertama, bang Adam anak pertama juga, kami pengin pernikahan ini dihadiri orang tua. Agak kurang etis membicarakannya, semoga Papa diberikan kesembuhan dalam waktu lebih cepat," kata Nuri.

Namun baru-baru ini, Nuri mengabarkan mengenai penundaan pernikahan yang tak akan pernah ada karena dirinya sudah putus hubungan dengan Adam. Ini adalah kali kedua Nuri gagal melangkah ke pelaminan setelah menempuh acara lamaran terlebih dulu.

Nuri Maulida, Tenangkan Diri dengan Mengaji

Gagal menikah untuk kedua kalinya, tentu membuat hati Nuri Maulida terluka. Namun ia berupaya tegar menghadapi kenyataan pahit tersebut. Ia yakin ada hikmah di dalam setiap kejadian. Untuk melupakan kejadian pahit tersebut, Nuri yang memutuskan berjilbab pada 10 Juli 2012 seusai ibadah umroh, membangkitkan hati dengan rajin mengaji. Sesekali, ia juga berbagi pengalaman kepada ibu-ibu pengajian dengan menjadi motivator di bidang agama.  "Aku merasa belum pantas kalau dipanggil ustadzah, kalau dibilang motivator boleh lah," kata Nuri Maulida.



"Aku punya pengajian di rumah setiap Jumat, aku cari ilmu dari situ. Ada kelas untuk kita berpikir pakai logika, ilmu itu semua aku kombinasikan dan aplikasikan. Aku nggak mau pelit ilmu yang aku punya, pasti kasih ke teman-teman," jelas Nuri. 
"Semua butuh proses. Aku masih miskin tentang ilmu agama, tausyiah aku nggak benar karena bukan ustadzah. Hanya perempuan biasa yang mencoba menjadi solehah," ujarnya.

Selain kenyamanan, Nuri juga merasa mendapat banyak tantangan saat memotivasi orang. "Kalau dibilang nyaman, bukan hanya kenyamanan yang didapat. Tapi juga tantangannya, bagaimana aku berbicara yang sesuai, ketika mengeluarkan dalil juga harus hati-hati," tandasnya

Minggu, 09 November 2014

Hari Bahagia Nuri Maulida




Sempat mengalami beberapa kali gagal menikah, pesinetron dan penyanyi Nuri Maulida akhirnya naik pelaminan. 9 November 2014, Nuri resmi menjadi istri Pengusaha dan Politikus asal Lampung Pandu Kesuma Dewangsa. 
Nuri Maulida memang termasuk salah satu dari kalangan selebritis yang sering gonta ganti pasangan. Bahkan, ia diketahui dua kali gagal melangkah ke jenjang pernikahan sesaat sebelum akad nikah dilangsungkan. Mungkin, ini yang disebut manusia berencana, Tuhan yang berkehendak. Berikut kisah Nuri Maulida.

Nuri Maulida, Akhirnya Menikah 

Nuri Maulida resmi melepas masa lajang. Ia sah menjadi istri Pandu Kesuma Dewangsa, pengusaha dan politikus asal lampung. Nuri dan Pandu melangsungkan akad nikah di Masjid Al-Itihad di daerah Tebet Mas, Jakarta Selatan, 9 November 2014 sekira pukul 09.30 WIB. Seperangkat alat salat, alquran dan uang tunai sebesar Rp. 9.112.014 menjadi mahar perkawinan. Kemudian pada malam harinya dilanjutkan dengan resepsi di Balai Sudirman, Jakarta Selatan.

Menurut Rina Gunawan selaku Wedding Organiser pemilihan akad nikah di Masjid Al-Itihad lantaran Nuri yang dahulu sering beritikaf dan mengaji di Masjid tersebut. Rina juga mengatakan jika resepsi pernikahan yang diselenggarakan di Balai Sudirman, tanpa adat kedaerahan. Nuri Maulida dan Pandu Kusuma Dewangsa akan memadukan pakaian nasional dan nuansa Islami.
Umi Pipik Dian Irawati, adalah orang yang mengenalkan Nuri dengan Pandu. "Hehehe, ta'aruf sih lebih tepatnya. Saya dan teman-teman saya menta'arufkan Nuri dengan sosok ini (Pandu) dengan harapan semoga cocok berjodoh," ungkap istri dari mendiang Ustad Jefri (Uje) ini.

Bukan tanpa alasan Umi Pipik mengenalkan Nuri dengan sosok yang disebut-sebut merupakan tokoh politisi sekaligus pengusaha asal Lampung tersebut. "Dia orangnya pasti baik, dewasa, dan semoga cocok berjodoh. Waktu itu ngenalin calonnya ke dia pas ke rumah saya. Dia lebih dewasa, dan saya yakin bisa jaga Nuri," tuturnya.

Meski kabarnya Pandu berusia lebih muda dari Nuri, namun bagi Umi Pipik usia tidak menjadi jaminan untuk menunjukan kedewasaan seseorang. "Ah umur nggak jaminan. Saya lihat mas Pandu itu dewasa, bisa ngemong Nuri, jadi imam untuk Nuri," kata Umi Pipik

Nuri Maulida beberapa kali gagal dalam menjalin cinta. Bahkan dua kali megalami kegagalan menikah sesaat sebelum pernikahan. Inilah jalan Tuhan. Pandu merupakan jodoh Nuri dari sekian banyak pria yang sudah menjalani masa pacaran dengannya.

Mantan-mantan  Nuri Maulida  dari Kalangan Artis

Nama pertama yang diketahui menjadi kekasih Nuri adalah pesinetron Dimas Andrean. Keduanya diketahui tampil bersama di depan publik saat menghadiri pernikahan Donna Agnesia dan Darius Sinathriya di kawasan Halim Perdana Kusuma, Cawang. Baik Dimas maupun Nuri saat itu memang saling memuji satu sama lain. Nuri dan Dimas dipertemukan saat menjalani syuting bersama. Sampai akhirnya cinta lokasi lah yang mempersatukan cinta keduanya. Namun sayang asmara mereka tak berlangsung lama, meski sudah pernah memasag target untuk menikah. 



Entah apa yang menjadi alasan hubungan keduanya kandas.  Dimas pun mengaku belum bisa melupakan kenangan yang dilalui bersama Nuri. " Bagaimana pun pasti ada sebuah hikmah di balik kegagalan ini," ujar Dimas.
Setelah dari Dimas, Nuri diketahui pernah memiliki hubungan dengan presenter Ferry Ardiansyah. Hubungan keduanya memang tidak berlangsung lama  dan hanya terdengar saat keduanya diketahui putus hubungan.  Ferry pun memiliki alasan yang lain kenapa dirinya putus dengan Nuri.  "Aku sendiri masih mempertanyakan, kenapa mesti hubungan yang dikorbankan dalam keadaan seperti ini. Tapi Nuri pasti punya alasan sendiri," ujarnya.

Selanjutnya pria yang dikabarkan berpacaran dengan Nuri adalah Jeje personel Govinda band.Kedekatan keduanya terjalin saat Nuri mengeluarkan single terbarunya. Kala itu, Nuri mengaku jika sosok Jeje dianggap bisa memberikan support kepada dirinya yang memang memutuskan untuk terjun ke dunia tarik suara. Namun sayangnya, asmaranya dengan Jeje juga berakhir. Jeje pun diketahui sudah memiliki pasangan lagi, sedangkan Nuri memilih menjomblo. Sampai akhirnya, keduanya sempat balikan dengan alasan masih saling menyayangi. "Bisa dibilang kita CLBK. Karena memang kita berdua masih saling menyayangi dan memang kemarin itu kan putusnya juga baik-baik dan masih sering komunikasi," ujar Nuri

Meski demikian, Jeje ternyata juga bukanlah jodoh Nuri. Selama menjalani masa pacaran, bintang sinetron Cinta Fitri ini mengaku sering bertengkar dengan Jeje. Pertengkaran itulah yang membuat keduanya sepakat mengakhiri hubungan asmara pada Februari 2011 silam.

Sabtu, 08 November 2014

Mantan Tentara Berperan Waria






Tessy, Sempat Jadi Pasukan Elit Angkatan Laut Indonesia

Peran banci adalah ciri khas Tessy di panggung, dengan kosmetik tebal, bibir monyong, cincin akik bermata besar yang memenuhi setiap jari tangannya, serta logat khasnya. Tessy juga sering menggoda artis wanita lainnya yang sepanggung dengannya. Gaya banci kali pertama dipakai sewaktu berperan sebagai hansip ia berimprovisasi spontan untuk menghidupkan suasana dengan bertingkah kemayu. Karena sukses, sejak itu peran banci selalu dipakai dalam setiap pementasan. Selain itu, dia sering memplesetkan sendiri namanya menjadi Tessy Ratnasari, Tessy Kaunang, Tessy Lupita Jones, Tessy van lontong dan sebagainya.

Namun, di luar panggung, Tessy adalah pria sejati. Ia sudah memiliki anak dan istri. Bahkan ia sempat bergabung di pasukan elit Angkata laut Indonesia. Tessy adalah anggota KKO TNI Angkatan Laut (sekarang Korps Marinir) untuk operasi pembebasan Irian Barat pada tahun 1961-1963.
“Dulu menjelang 1960 aku merantau Mas, tanpa memberi kabar ibuku. Lha trus, tahun 1960 gabung sama militer. Tahun 1961 aku resmi jadi anggota KKO Angkatan Laut, kalau sekarang namanya marinir. Aku pernah ikut operasi pembebasan Irian Barat juga waktu masih di KKO,” kata Tessy.

Pulang kampung berniat ingin membanggakan orangtua karena sudah berhasil menjadi anggota KKO, justru membuat Tessy keluar jadi tentara dikarenakan ibunya tidak menghendaki ia jadi tentara, sebab sang ibu trauma kehilangan Ayahnya karena perang. Tahun 1963, Tessy resmi berhenti jadi tentara.
“Setelah dapat cuti dari Angkatan Laut. Akhirnya saya pulang dengan seragam tentara, yang sengaja saya pakai untuk ngasih kejutan ke ibu saya. Tapi semua di luar perkiraan saya. 

Saat pintu rumah terbuka, dan ibu saya melihat saya berdiri tegap dengan seragam, dia malah lemas dan berlutut menangis di hadapan saya. Saya pikir ibu saya nangis terharu, tapi ternyata dia ngomong gini, "Oalah le.. Kowe kok dadi tentara toh yo. Wis cukup ibu kehilangan bapakmu gara-gara dia dadi tentara perang. Lha sekarang kamu mau ikut-ikutan bapakmu dadi tentara? Wis tho le, nek kowe sayang sama ibu mu, ojok dadi tentara"

Tessy, Terkenal Lewat Peran Banci

Setelah tak menjadi tentara, akhirnya pada tahun 1979,  Tessy yang lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 31 Desember 1947  menekuni dunia panggung hiburan, bergabung dengan Srimulat Surabaya. Ia memilih nama panggung Tessy. Nama panggungnya berasal dari putri sulungnya sendiri, Tessy Wahyuni Riwayati Hartatik. Sejak bergabung dengan grup Srimulat yang didirikan pada 1950 di Solo, Jawa Tengah, nama Tessy mulai popular.  Humor segar dan gurauan bermakna selalu terlontar dari aksi Tarsan, Nunung, Tukul, Doyok, Tessy, Basuki (alm), Topan (alm), Bendot (alm), dan lainnya.

Tessy dan grup Srimulat menjadi primadona panggung lawak di Indonesia. Hampir setiap kali mereka manggung, penonton tidak pernah sepi dan penampilannya di televisi selalu ditunggu-tunggu. Namun roda berputar, generasi muda bermunculan. Tessy dan pelawak veteran lainnya mulai tergeser, menuju keredupan popularitas dan sepi job manggung. Peran banci adalah ciri khas Tessy di panggung, dengan kosmetik tebal, bibir monyong, cincin akik bermata besar yang memenuhi setiap jari tangannya, serta logat Suroboyoan yang kental. Tessy juga sering menggoda artis wanita lainnya yang sepanggung dengannya. 





Gaya banci kali pertama dipakai sewaktu berperan sebagai hansip ia berimprovisasi spontan untuk menghidupkan suasana dengan bertingkah kemayu. Karena sukses, sejak itu peran banci selalu dipakai dalam setiap pementasan. Selain itu, dia sering memplesetkan sendiri namanya menjadi Tessy Ratnasari, Tessy Kaunang, Tessy Lupita Jones, Tessy van lontong dan sebagainya Ia juga main dalam beberapa layar lebar seperti film Gepeng Mencari Untung (1983), Setannya Kok Beneran? (2008) The Mailing Kuburans (2009),  XXL-Double Extra Large (2010), Susah Jaga Keperawanan di Jakarta (2010), Penganten Pocong (2012)

Jumat, 07 November 2014

Tidak Populer, Membuat Tessy Terjerumus Narkoba




Tessy, Narkoba Karena Stres Tidak Lagi Tampil di Televisi  
Keberadaan kaum banci di televisi menjadi perbincangan. Ditakutkan, keberadaan mereka akan mempengaruhi anak-anak. Apalagi dalam ajaran agama Islam, banci sangat dilarang oleh agama. Dalam ranah psikologi, banci ditempatkan sebagai kaum yang memiliki kelainan identitas seksual karena cacat secara genetis; di ruang agama, dia menjadi makhluk yang terus-menerus dikutuki dengan berbagai justifikasi dalil dan nalar keagamaan tertentu; dalam dimensi sosial, dia dipersepsi sebagai makhluk aneh – atau bahkan patologi sosial– yang tidak sekadar harus disingkiri tapi juga dimusuhi; hingga di dunia entertainment, kaum yang satu ini coba dihapuskan dari wajah televisi Indonesia karena dianggap sebagai racun.

Menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun 2008, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengingatkan semua stasiun televisi agar tidak menayangkan acara yang menampilkan sosok kebanci-bancian dengan lawakan yang cenderung berbau porno. Senin, 1 September 2008, KPI bersama MUI mengeluarkan aturan yang berisi peringatan tersebut. Agar larangan lebih mengikat, KPI pun menegaskan akan menjatuhkan sanksi administrasi hingga pencabutan izin siaran terhadap televisi yang melanggarnya. "KPI dan MUI memberi peringatan kepada stasiun televisi untuk tidak menayangkan tayangan kebanci-bancian. Seperti reality show, komedi dan lawakan konyol yang biasa ditayangkan itu," kata Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja.

Sasa menambahkan, KPI dan MUI khawatir jika tayangan seperti itu terus dieksploitasi maka akan mempengaruhi anak-anak. "Bahkan dalam agama Islam, banci kan sebenarnya tidak boleh dan MUI telah mengeluarkan fatwa mengenai itu," ucapnya.

Berawal dari larangan tersebut, pamor Tessy mulai terjungkal. Ia yang dahulu bersama  grup Srimulat menjadi primadona panggung lawak di Indonesia karena penampilannya di televisi selalu ditunggu-tunggu, mulai mengalami keredupan popularitas dan sepi job manggung.
Kondisi tersebut, setidaknya dikatakan orang yang mengaku kuasa hukum Tessy, Muara Karta. “Dia curhat sama saya, sebulan lalu ada surat edaran dari KPI ke media televisi tidak menerima Tessy untuk tampil karena peran warianya itu,” ungkap Muara Karta di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2014).
“Sudah beberapa tahun ini dia nggak mangggung. Dia di-cut kemudian tidak dikasih solusi, jadinya ya begini. Dia stres karena nggak punya penghasilan,” tambahnya.

KPI Bantah Larang Tessy Tampil di Televisi

Pernyataan Muara Karta, orang yang mengaku kuasa hukum Tessy dibantah Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agatha Lily.  Ia mengatakan lembaganya tidak pernah mengeluarkan larangan bagi pelawak senior Tessy tampil di televisi.  "KPI tidak pernah mencekal tessy dan artis mana pun," ujarnya.

Menurut Agatha, sulit bagi KPI mengeluarkan larangan secara spesifik kepada seorang artis atau orang tertentu untuk tampil di televisi. Namun Agatha tak menampik bahwa KPI kerap menegur stasiun televisi yang menayangkan penampilan laki-laki berlakon seperti perempuan. Teguran ini, tutur dia, tidak ditujukan secara khusus kepada Tessy, tapi ditujukan kepada semua orang dan lembaga penyiaran. 




Agatha mengatakan KPI banyak menerima pengaduan mengenai penampilan artis pria yang berlaku seperti perempuan di televisi. KPI mengeluarkan teguran demi melindungi anak dan remaja dari pengaruh perilaku tersebut. Ketika terjadi pelanggaran, KPI memberikan sanksi dan teguran kepada lembaga penyiaran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.


Rabu, 05 November 2014

Anggota Srimulat Kembali Masuk Bui





Satu lagi anggota grup lawak Srimulat ditangkap karena penyalahgunaan narkotika setelah Doyok, Polo, dan Gogon. Kali ini Kabul Basuki atau lebih dikenal dengan Tessy. Tessy yang sebelum menjadi pelawak adalah anggota pasukan elit Angkatan Laut, KKO TNI Angkatan Laut (sekarang marinir), ditangkap kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sabu pada Kamis, 23 Oktober 2014. Tessy disinyalir menjadi pecandu narkoba ketika kariernya merosot karena larangan tampil di televisi. Benarkah? Berikut kisahnya.

Tessy 'Srimulat', Ditangkap Karena Narkoba 

Komedian Kabul Basuki (Tessy), ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, pada Kamis (23/10) malam. Kronologis penangkapan bermula dari laporan warga adanya transaksi narkoba antara Tessy dengan bandar berinisial J di depan rumah Tessy, Jalan Kerja Bakti, Nomor 79, RT 8 RW 2, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (23/10) sekitar pukul 21.20 WIB.

Berbekal informasi tersebut, tim Direktorat I Narkoba Bareskrim Polri bergerak ke lokasi guna melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, Tessy pergi ke luar rumah mengendarai mobil Mercy bernomor polisi B 165 JP warna silver.

Petugas kemudian mengikuti Tessy yang menuju rumah temannya di Kampung Rawa Bugel RT 2 RW 3 Nomor 1, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Kota Bekasi. Di rumah itu, petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan. Saat mobil Mercy digeledah, didapati dua plastik berisi sabu 1,06 gram di dalam kotak kacamata di jok belakang mobil.

Petugas juga mengamankan dua orang yang ada di rumah tersebut, PS dan AJ. Di rumah itu ditemukan seperangkat alat hisap sabu. AJ adalah pemilik rumah.

Tessy, Coba Bunuh Diri Minum Cairan Pembersih Lantai

Setelah itu, petugas melakukan pengembangan dengan kembali ke rumah Tessy. Di sana, petugas menemukan seperangkat alat hisap sabu dan menyita buku rekening Tessy sebagai alat bukti.

Saat itu, petugas dibuat kesulitan dengan tindakan nekat Tessy yang belakangan diketahui menenggak cairan pembersih lantai. "Yang bersangkutan minta ijin ke kamar mandi, kita jaga di kamar mandi tetap terbuka, setelah selesai yang bersangkutan mengeluh perut sakit dan muntah cairan biru," kata Kepala Sub Direktorat 1 Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Agus Rohmat, SIK. SH. MHum, di Jakarta, Rabu (29/10).

Tessy langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sukamto Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Tessy yang dalam keadaan dalam pengaruh narkoba, meracau ingin mati daripada menanggung malu.


Sebelum penangkapan terjadi, sekitar pukul 20.00 WIB, Tessy mengambil uang di ATM. Kemudian terjadi transaksi sabu dengan pengedar J di depan rumah Tessy sekitar pukul 21.20 WIB. Setelah dapat sabu, Tessy menggunakan di kamarnya terlebih dulu. Kemudian ia pergi ke rumah AJ di Bekasi untuk melakukan pesta sabu.

"Ketiga tersangka, sebelumnya sudah sering menggunakan sabu bersama dengan biaya ditanggung secara bersama. Kali ini (pembelian sabu) ditanggulangi terlebih dahulu oleh tersangka AJ Rp 2,3 juta, ditransfer lewat rekening milik KB," tuturnya.

Tessy yang sedang menunggu siding, dijerat Pasal 114 ayat 1 jo 132 ayat 1, subsider Pasal 112 ayat 1 jo 132 ayat 2, lebih subsider Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tessy terancam minimal 4 dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Selasa, 04 November 2014

Bunga Citra Lestari, Impian yang Belum Terwujud






Bunga Cinta Lestari, Menikah Dengan Ashraf Sinclair

Hubungan BCL-Ashraf Sinclair mulai terendus saat foto-foto yang menampilkan kemesraan keduanya saat berlibur tersebar di publik kedua negara. Hubungan pasangan ini makin dekat dan dibuktikan dengan sebuah lamaran keluarga Ashraf ke Indonesia.  Ashraf Sinclair adalah aktor asal Malaysia keturunan Melayu-Inggris sekaligus putra seorang miliarder.

Pernikahan BCL dan Ashraf menjadi pernikahan termewah yang terjadi di 2008. Dua selebritas beda negara mengakhiri masa lajang di Masjid Al Bina, Senayan, Jakarta Selatan dengan mas kawin sepasang anting berlian 1,5 karat. Tak tanggung-tanggung, resepsi keduanya digelar tiga kali di dua negara.  Setelah akad nikah, resepsi pertama digelar di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta dengan mengusung adat Padang. BCL mengenakan suntiang, mahkota khas Minang.

Resepsi pernikahan kembali digelar di Malaysia selama dua hari. Mereka ke Malaysia menggunakan pesawat jet hadiah pernikahan dari sang ayah mertua. Resepsi kedua digelar sesuai adat negara ayah Ashraf, Inggris, di The Saujana Kuala Lumpur Hotel.      Resepsi  di Malaysia diperuntukkan bagi keluarga dekat di Klub Golf Petaling Jaya dengan menggunakan adat Melayu. Pernikahan selebritas lintas negara ini bahkan disiarkan langsung salah satu stasiun televisi Malaysia, TV3.

Setelah menikah, karier BCL  makin menjulang. Dia ditawari menjadi model iklan bersama sang suami, Ashraf. Keduanya juga membintangi film komedi romantis bertajuk Saus Kacang Bunga pun menyanyikan lagu-lagu untuk soundtrack-nya.
Saus Kacang merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Di Film itu, selain pasangan Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair, juga dibintangi Nadia Saphira, Marsha Milan Londoh, Bams Samsons, Christian Sugiono, dan Rima Melati.
Pada tanggal 22 September 2010 BCL melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Noah Sinclair.


Bunga Citra Lestari, Impian  yang Belum Terwujud

BCL sudah merintis karier bermusik sejak 2005. Meski dikenal sebagai penyanyi sukses dengan banyak lagu yang hits, namun ada keinginan BCL yang belum terwujud yaitu mengadakan konser tunggal.
"Sebenarnya siapa sih penyanyi yang nggak pengin bikin konser sendiri. Beberapa list lagu memang sudah aku siapkan," ucap BCL.
Menurut BCL, keinginannya untuk menggelar konser tunggal sudah ada sejak lama. Tapi, ada beberapa hal yang membuatnya menunda rencana itu. Terlebih untuk membuat konser tunggal butuh konsep yang matang dan tak bisa sembarangan.




Saat ini BCL sudah memiliki empat album. Ia berharap bisa menggelar konser tunggal setelah merilis album kelima. "Penginnya sih satu album lagi, dan baru kepikiran mau punya konser," tuturnya.
Ia ingin konser tunggal pertamanya mewah dan meriah. Penonton pulang dari konser puas dengan penampilannya. "Aku pengin punya konser yang bagus, lagunya pun beda," papar ibu satu anak itu.
Empat album BCL adalah sebagai berikut ; Cinta Pertama (2006), Tentang Kamu (2008), The Best of BCL (2013), Kuasamu (2014).

Sabtu, 01 November 2014

Bunga Citra Lestari, Isu dengan Ariel ‘NOAH’




Bunga Citra Lestari, Kejutkan Industri Musik Indonesia

Sebagai pendatang baru, khalayak sempat dikejutkan oleh Bunga Citra Lestari. BCL berhasil merebut predikat artis penyanyi solo wanita terbaik di ajang Anugerah Planet Muzik (APM) 2009.
APM merupakan acara penghargaan rutin tahunan dan menjadi barometer musik di empat negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunai Darussalam. Di ajang bergengsi ini, BCL berhasil mengalahkan penyanyi solo wanita yang lebih lama eksis seperti Siti Nurhaliza dari Malaysia dan Mulan Jameela dari Indonesia.  

Prestasinya itu memotivasi dirinya untuk tetap fokus dan mendalami dunia tarik suara. Predikat artis penyanyi terbaik dijadikan alasan sebagai awal untuk go international.  Bertepatan dengan perayaan hari Kartini, 21 April 2009, Bunga kembali menerima penghargaan sebagai salah satu dari 100 Perempuan Indonesia Terinspiratif.    
Memasuki 2010, BCL terus maju meraih impian untuk berkiprah di dunia internasional. BCL berduet dengan Christian Bautista, penyanyi asal Filipina lewat Lagu Be careful of My Heart. Ia menyatakan demi mengejar impiannya go international, ia pun berupaya merintis karier secara bertahap. 

Dalam kariernya di dunia tarik suara, BCL banyak meraih penghargaan seperti Album Penyanyi Solo Ngetop versi SCTV Awards (2006), The Sensational Artist dari Editor's Choice Award  (2007),  Karya Produksi Kolaborasi Terbaik  di ajang Anugerah Musik Indonesia Award (AMI) (2008),  Artis Wanita Terbaik di ajang Anugerah Planet Muzik (APM)  (2009). Soundtrack Terfavorit Indonesia Movie Awards (2013), Artis Solo Wanita Terbaik  Indonesian Movie Awards 2013, Karya Produksi Terbaik versi Anugerah Musik Indonesia (2013), Karya Produksi Terbaik versi Indonesia Musik Indonesia (2013).





Bunga Citra Lestari, Isu dengan Ariel ‘NOAH’

Setelah berperan bersama dalam sinetron ABG, BCL sempat berpacaran dengan Hengky Kurniawan. Namun asmara mereka tak lama terjalin.
Setelah putus dari Hengky, BCL yang sedang naik daun, mendapat kabar tak sedap.  BCL diberitakan menjadi penyebab dari bubarnya perkawinan penyanyi Nazriel Irham atau Ariel NOAH (dahulu Peterpan-red) dengan istrinya, Sarah Amelia. Bahkan, saat video porno Ariel menyebar dengan Cut tari dan Luna Maya, nama BCL kembali menguak jika ada juga video porno antara Ariel dengan BCL. Mellaui manajernya, Dodi, BCL membantah kabar tersebut. Menurut Dodi, BCL dengan Ariel hanya sebatas teman dekat.
Seiring waktu berjalan, berita yang merugikan BCL tersebut menguap begitu saja.




Gossip BCL dengan Ariel tersebar saat dirinya dipergoki jalan mesra dengan Ariel di kawasan mall di Senayan, Jakarta.
Setelah gossip dengan Ariel, BCL dikabarkan menjalin asmara dengan Angga , vokalis Malique n D Essentials. Gosip ini dibantah BCL. “Kenapa harus Angga, kenapa engga dengan musisi-musisi lain,” kata BCL kala itu seraya tertawa. Seakan gerah dengan gossip, BCL kemudian mengenalkan kekasihnya , aktor Malaysia keturunan Melayu-Inggris, Ashraf Sinclair.