Selasa, 07 Januari 2014

Krisdayanti Menikah dengan Anang Hermansyah


Makin aku cinta
Cermin sikapmu yang mampu
Merendam rasa keakuanku
(Mengerti, memahami cinta)

Caramu memanjakan ku

Kau rujuki kesejukan pagi
Memasang hati
Tulus aku, memasrahkan diri

Ya, atas nama cinta dan kebersamaan, Anang dan KD meluncurkan album untuk membiayai pernikahan mereka. Lirik tersebut, merupakan bahasa hati ketika keindahan, ketulusan, dan cinta putih menjadi warna hidup pasangan muda ini.

Menikah dengan Anang Hermansyah






Saat berusia 17 tahun, Krisdayanti sudah memiliki kekasih. Kekasihnya adalah Anang Hermansyah, penyanyi rock asal jember, Jawa Timur.

Jalinan asmara mereka sempat pasang surut karena terganjal restu ibunda Krisdayanti. Kala itu, ibu Krisdayanti tidak suka dengan penampilan Anang yang bergaya rocker. Rambut gondrong dan pakaian yang tak rapi. 

Akhirnya setelah lima tahun menjalin asmara, KD, begitu Krisdayanti biasa disapa melangsungkan pernikahan dengan Anang di Gedung Serbaguna, Senayan, Jakarta pada  Kamis malam,  22 Agustus 1996.Saat itu usaia KD 21 tahun dan Anang 27 Tahun

Pesta pernikahan dirancang agar terkesan mewah dan megah. Di antara ribuan tamu yang hadir, tampak ratusan selebritis dan orang ternama  seperti Paramita Rusady, Chintami Atmanegara, Camelia Malik, Achmad Albar dan Cut Keke, serta Ary dan Eno Sigit, cucu Presiden Soeharto.

di sela acara, pasangan pengantin itu pun menunjukkan kemahirannya dalam bernyanyi kepada para tamu undangan yang hadir. KD berduet dengan Anang melantunkan beberapa buah lagu seperti Hilang Permataku, I Feel Good.

Anang yang rambutnya masih gondrong saat menikah menggunakan busana pengantin kebesaran keraton Yogyakarta, begitupun dengan KD. 

"Terus terang, saya nggak mau pesta gede begini. Ngapain buang uang banyak-banyak, kan sayang, tetapi berhubung kemauan Yanti, ya, sudah," kata Anang

Album Duet untuk Gelar Pesta Pernikahan






Uniknya, untuk biaya pernikahan, pasangan penyanyi itu seperti aji mumpung. Mereka pun membuat demo album duet yang ditawarkan kepada produser musik. 

Produser Handy Wijaya tertarik dengan demo tersebut dan bersedia memodali pernikahan mereka. Album duet yang merupakan duet perdana KD dan Anang diberi judul Cinta. Sebanyak 1.000 keping pertama album tersebut diberikan sebagai kado untuk undangan yang datang ke pernikahan mereka.

Tak disangka album tersebut meledak di pasaran, bahkan bisa menembus penjualan 1 Juta copy. Dari album duet itu banyak hit yang lahir seperti lagu berjudul Cinta, Berartinya Dirimu, Di Hati, dan Dua Hati. Krisdayanti dan Anang juga berhasil meraih penghargaan "Album Pop Terbaik" pada Anugerah Musik Indonesia 1997.

Tak hanya itu, berbagai sponsor juga diketahui ikut menyumbang pesta pernikahan Anang dan KD. Perusahaan komestik Mustika Ratu misalnya, "menyumbangkan" 10 pasang pagar ayu yang berdiri berderet menuju pelaminan. 

Cendera mata berupa lipstik Puteri dibagikan gratis kepada setiap tamu. Kebetulan di produk kosmetik itu, KD menjadi modelnya.

Senin, 06 Januari 2014

Festival Asia Bagus Merubah Karir Krisdayanti



Masa lalu Diva Pop Krisdayanti dilewati dengan jerih payah yang luar biasa. Dari Batu Malang ia bersama Ibundanya Rachma Widadiningsih hijrah ke Jakarta pada tahun 1984. Menepati ruang sepetak di wilayah Tebet, Jakarta Selatan. Dari ruang kamar yang sempit KD memulai mimpi – mimpinya untuk menjadi icon di industri musik Indonesia.


Festival Asia Bagus Merubah Karir Krisdayanti


Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Trenggono dan Rachma Widadiningsih ini mengawali kariernya di dunia tarik suara sejak kecil. Ia yang lahir di Batu, Jawa Timur, 24 Maret 1975 sedikit demi sedikit melangkah maju. Ia tak patah arang untuk melaksanakan ambisinya menjadi penyanyi ternama walau sempat mengalami kegagalan saat meluncurkan album perdana.

Pada suatu ketika namanya diperhitungkan di industri musik setelah menjadi juara dalam ajang bergengsi festival Asia Bagus yang digelar di Jepang pada tahun 1992.   Festival Asia Bagus adalah festival menyanyi untuk penyanyi junior internasional Asia  yang diikuti beberapa peserta dari Indonesia, Malaysia, Jepang, Singapura, Taiwan, Korea Selatan, dan Thailand.

Tampilnya Krisdayanti pada ajang tersebut adalah berkat gagasan dan arahan dari musisi Younky Soewarno dan Chris Pattikawa. Pada kompetisi tahap awal yang diselenggarakan di Singapura, Krisdayanti berhasil merebut gelar Weekly Champion (juara mingguan), lalu Monthly Champion (juara bulanan). Ia kemudian berhasil menembus grand final dan mempersembahkan lagu berjudul  Learning from Love yang diciptakan oleh Younky Soewarno dan Tengku Malinda. Berkat penampilannya tersebut, Krisdayanti berhasil dinobatkan sebagai Grand Champion atau juara umum festival Asia Bagus 1992.

Tak hanya itu, di kancah festival internasional, Krisdayanti juga meraih penghargaan FIDOF Awards sebagai The Young Talented Artist pada festival Bucharest, Rumania pada tahun 1993.

Prestasinya di kancah Internasional, membuat label ternama Hemagita Record (sekarang Warner Music Indonesia-red) tertarik meminang Krisdayanti. Di bawah label tersebut, Krisdayanti meluncurkan album Terserah (1995).  Album itu meledak di pasaran. Nama Krisdayanti pun mulai melejit di industri musik Indonesia.
Awalnya,  Krisdayanti memang sudah menyukai dunia tarik suara sejak kecil. Bakat bernyanyinya itu mengalir dari darah ayahnya yang seorang seniman. Krisdayanti dibesarkan dalam keluarga yang kurang mampu dan kedua orang tuanya bercerai saat ia masih berusia dua tahun.

Hijrah Ke Jakarta


Pada tahun 1984, Krisdayanti diajak ke Jakarta oleh ibunya.  Krisdayanti kemudian dimasukan ke Sanggar Merah Putih pimpinan Toto Sugiarno. Dari sanggar tersebut Krisdayanti mendapat banyak kesempatan menyanyi. Ia mengisi suara di film anak-anak Megaloman saat masih berusia sembilan tahun.

Ketika berusia 12 tahun, Krisdayanti membuat album pertama dalam kariernya berjudul Burung-burung Malam. Namun album itu gagal di pasaran. Tak patah arang, ia kemudian mencoba merintis karier bernyanyinya dengan mengikuti berbagai festival atau kompetisi bernyanyi di Tanah Air.

Tak hanya mengikuti kontes bernyanyi, Krisdayanti juga diketahui mengikuti kontes Gadis Sampul pada tahun 1991. Ia berhasil hingga menjadi finalis dalam kontes Gadis Sampul.

Kebintangan krisdayanti semangkin moncer di industri musik, legitimasinya bahkan diakui masyarakat Asia dengan dianugerahi berbagai penghargaan baik dalam dan luar negeri.Krisdayanti dinobatkan sebagai salah satu dari 10 Biggest Asian Artists oleh Channel V International pada tahun 2005. Pada pergelaran Anugerah Planet Muzik 2007 di Singapura, ia menerima Anugerah Khas atas pencapaiaan dan dedikasinya dalam industri musik. Krisdayanti juga merupakan salah satu dari 99 Most Powerful Women in Indonesia versi majalah Globe Asia edisi Oktober 2007 dan 50 Penyanyi Indonesia Terbaik Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone edisi Desember 2010.









Minggu, 05 Januari 2014

Aksi Blusukan Ala Jokowi




Saat menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi  menerapkan gaya memimpin saat menjadi Walikota Solo dengan gemar turun ke lapangan atau biasa disebut blusukan untuk berbicara secara langsung denga warganya.
Gaya Kepemimpinannya itu banyak disukai warga. Bahkan ia sampai didolakan rakyat untuk menjadi Presiden 2014



Aksi Blusukan Jokowi Terdengar Sampai Amerika


Kegemaran Jokowi yang blusukan, terdengar sampai negara adidaya Amerika Serikat ketika surat kabar terkenal di negeri itu, New York Times membuat artikel tentang Jokowi.

Artikel itu ditulis oleh Joe Cochrane. Ia menulis  kebiasaan Jokowi yang hampir setiap hari melakukan aktivitas sebagai Gubernur yang tak biasa dilakukan oleh pemimpin-pemimpin lain di Indonesia. Yaitu turun ke lapangan, berbicara langsung dengan warga, dan kedatangannya selalu disambut antusias oleh warga.

Dalam artikel itu, Cochrane menceritakan bagaimana Jokowi berusaha menjelaskan program-program pembangunan dengan menyapa langsung warganya.

Jokowi juga menggali informasi dan keinginan warga tentang program-program itu. Ini yang sering disebut Jokowi sebagai "belanja masalah".

Crochcane juga menjelaskan bagaimana Jokowi memantau aparat-aparat di bawahnya untuk memastikan bahwa dia mengawasi kinerja mereka.

Crochane juga menuliskan hal-hal yang sudah dilakukan Jokowi di tahun pertamanya memimpin Ibu Kota. Jokowi memenuhi janji-janjinya selama kampanye, yakni membuat Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar untuk warga kurang mampu.

Ia juga menerapkan sistem pembayaran pajak secara online serta memastikan pembangunan sarana transportasi cepat massal. Catatan lainnya meliputi pemindahan pedagang kaki lima dari jalan-jalan sekitar Pasar Tanah Abang yang menyebabkan kemacetan lalu lintas di Jakarta Pusat.

Tidak hanya memindahkan PKL, Jokowi juga menyediakan ruang bagi pedagang itu untuk menempati lapak-lapak di dalam pasar terdekat. Crochane juga menuliskan upaya Jokowi memindahkan 7.000 keluarga miskin di sekitar Waduk Pluit, Jakarta Utara, agar waduk itu bisa dikeruk untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Jokowi selalu mengunjungi kedua kawasan itu untuk memastikan proyek yang digagasnya berjalan lancar. Ia juga ingin meyakinkan kepada warga bahwa program relokasi itu dilakukan bukan untuk mengubah kawasan itu dengan membangun pusat perbelanjaan.

Disinggung pula dalam tulisan itu bahwa Jokowi adalah pemimpin bersih yang tidak menggunakan kekuasaannya untuk memperkaya diri sendiri.

Hal ini menjadi pembeda antara Jokowi dan pemimpin lain di tengah cibiran tentang maraknya korupsi di negeri ini.



Menjadi Kandidat Kuat Calon Presiden 2014

Gaya kepemimpinan yang unik membuat popularitas Gubernur DKI Jakarta Jokowi melesat dan berpotensial menjadi Presiden 2014.

Beberapa lembaga survei yang meninjau elektabilitas calon presiden menunjukan dominasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Jokowi  dari beberapa tokoh nasional lain yang bakal menjadi calon presiden 2014.

Menanggapi hal itu, Jokowi tak mau besar kepala. Ia memilih untuk tetap berkonsentrasi membenahi Jakarta dengan berbagai permasalahannya.

"Saya sekarang ini masih konsentrasi bekerja di Jakarta," kata Jokowi.

Jokowi menegaskan, untuk urusan-urusan yang berkaitan dengan pemilihan Presiden 2014, ia meminta wartawan menanyakannya kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri.

"Saya konsentrasi kerja. Kalau pertanyaan tentang Tanah Abang saya jawab, pertanyaan tentang Waduk Pluit saya jawab, pertanyaan tentang Rusun Marunda saya jawab, pertanyaan tentang PKL saya jawab, pertanyaan tentang Waduk Ria Rio saya jawab. Masalah politik tanyakan ke DPP dan Ibu Ketua Umum," kata Jokowi.

Sabtu, 04 Januari 2014

Walikota Terbaik Dunia



Kesungguhan Jokowi dalam mencapai tujuanya memang ia perjuangan dengan kegigihan dan niat yang kuat.  Jika dilihat dari latar belakang kehidupan keluarganya, rasanya tidak mungkin ia bisa bersekolah hingga mendapatkan gelar sarjana dan mencapai titik kepempinan seperti saat ini. Tetapi, seluruh halangan ekonomi tidak memadamkan niat pria pendiam ini untuk mengentaskan satu persatu mimpinya. Setelah sukses menjadi pebisnis, Jokowi  mencalonkan diri sebagai walikota Solo melalui partai politik PDI Perjuangan sebagai kendaraan politiknya

Menjadi Walikota Solo

Bisnis Mebel yang didirikan Jokowi maju pesat. Ia berhasil mengekspor mebel sampai ke benua Eropa.  Setelah sukses dijalur  bisnis, ia kemudian mencalonkan diri sebagai walikota Solo melalui partai politik PDI Perjuangan sebagai kendaraan politiknya.
Saat mencalonkan diri, banyak yang meragukan kemampuan Jokowi.  Namun nasib baik menghampirinya. Pada 2005, Jokowi akhirnya resmi menjadi Walikota Solo terpilih.
Dalam masa kepemimpinannya, Solo mengalami banyak kemajuan. Banyak gebrakan progresif dilakukan olehnya. Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui slogan Kota Solo yaitu "Solo: The Spirit of Java".
Jokowi banyak mengambil contoh pengembangan kota-kota di Eropa yang sering ia kunjungi dalam rangka perjalanan bisnisnya. Saat di Eropa, Jokowi mempelajari kota-kota di Eropa yang manusiawi, sangat tinggi kualitasnya baik kualitas penghargaan terhadap ruang gerak masyarakat sampai dengan kualitas terhadap lingkungan.  
berangkat dari situ, Jokowi mengembangkan kota Solo dengan tiga cara, yakni ruang kota dibangun dengan Bahasa Kemanusiaan, Bahasa Kerja dan Bahasa Kejujuran. 
Langkah yang dilakukannya cukup progresif untuk ukuran kota-kota di Jawa: ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik, melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka dengan masyarakat. Taman Balekambang, yang terlantar semenjak ditinggalkan oleh pengelolanya, dijadikannya taman. Jokowi juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. 

Sebagai tindak lanjut branding ia mengajukan Surakarta untuk menjadi anggota Organisasi Kota-kota Warisan Dunia dan diterima pada tahun 2006. Langkahnya berlanjut dengan keberhasilan Surakarta menjadi tuan rumah Konferensi organisasi tersebut pada bulan Oktober 2008. 
Pada tahun 2007 Surakarta juga telah menjadi tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang diadakan di kompleks Benteng Vastenburg yang terancam digusur untuk dijadikan pusat bisnis dan perbelanjaan. FMD pada tahun 2008 diselenggarakan di komplek Istana Mangkunegaran.
Bagi Masyarakat Solo, Jokowi adalah sosok pemimpin yang sangat peduli dengan kehidupan mereka. Di lorong pasar dan jalan-jalan di Kota Solo, Jokowi sering sekali mengobrol dan mendengarkan keluh kesah rakyat tanpa jarak. 
Selama menjabat, Jokowi belum pernah mengambil gajinya dan mobil yang ia pakai sebagai mobil dinas, hanyalah "warisan" mobil dinas pendahulunya yaitu Bapak Slamet Suryanto.
Mobil Esemka, Jokowi-lah salah satu orang yang berani memakai dan mempeloporinya. Jokowi-pun menyemangati murid-murid pembuat mobil Esemka saat mobil ini tak lulus uji emisi.
Pada pemilihan Walikota Solo 2010-2015, Jokowi kembaji  berhasil meraih kemenangan. Ia yang sudah teruji berhasil mengembangkan kota Solo, mendapat 90% suara dari total pemilih. Ia pun kembali menjabat sebagai walikota Solo. 

Walikota Terbaik Ketiga Dunia

Banyak penghargaan yang diraih oleh Jokowi atas prestasinya selama memimpin Solo. Ia terpilih menjadi salah satu dari "10 Tokoh 2008".
Pada tanggal 12 Agustus 2011, ia juga mendapat penghargaan Bintang Jasa Utama untuk prestasinya sebagai kepala daerah mengabdikan diri kepada rakyat. 
Pada Januari 2013, Jokowi dinobatkan sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia dalam pemilihan World Mayor Project 2012 atas keberhasilannya dalam memimpin Solo yang tadinya banyak tindak kriminal menjadi pusat kota seni dan budaya,  kota yang paling baik penataannya sehingga berhasil menarik turis internasional untuk datang.  Ia juga kerap mengampanyekan gerakan anti korupsi, yang membuat Solo menjadi kota paling bersih dari korupsi. Bahkan Jokowi mendapatkan reputasi sebagai politisi paling jujur di Indonesia. 
Terkait penghargaan itu, Jokowi mengaku hal itu sebagai sesuatu yang biasa saja. Ia mengaku tidak mengejar adanya sebuah penghargaan. Yang menjadi prioritas menurutnya, hanyalah bekerja untuk rakyat.
"Jadi penghargaan apapun saya itu ga pernah mikir. Saya itu hanya bekerja karena saya memang disuruh bekerja untuk masyarakat hanya itu saja. Diberi ya diterima .. tidak juga ga pa pa. saya kira penilaian itu ada di masyarakat. Tugas saya hanyalah bekerja," kata Jokowi.
Dari sejumlah nama walikota di penjuru dunia yang masuk sepuluh besar, Jokowi masuk di peringkat tiga, di bawah Azkuna walikota Bilbao Spanyol dan Lisa Scaffidi walikota Perth Australia.
Berdasarkan daftar sepuluh besar yang dikeluarkan The World Mayor Project dalam situs worldmayor.com Jokowi unggul atas sejumlah walikota dari negara-negara maju. Mereka adalah Regis Labeaume walikota Québec City Kanada, John Cook walikota El Paso Amerika Serikat, Park Wan-su walikota Changwon City  Korea Selatan, dan Len Brown walikota  Auckland  Selandia Baru.

Tawaran JK Menjadi DKI 1


Jokowi diminta secara pribadi oleh Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub DKI tahun 2012 berpasangan dengan Basuki Tjahaja Kumala (Ahok). 
Pasangan ini awalnya tidak diunggulkan, tapi dalam hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei setelah hari pemilihan pada 11 Juli 2012 memperlihatkan Jokowi memimpin dari pasangan lain. Dalam pertarungan Pilgub DKI putaran kedua, Jokowi -Ahok dari rivalnya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Dan akhirnya pada 29 September 2012, KPUD DKI Jakarta menetapkan pasangan Jokowi - Ahok sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI yang baru untuk masa bakti 2012-2017 menggantikan Fauzi Bowo - Prijanto.
Gubernur DKI Jakarta Jokowi dan Ahok resmi dilantik untuk periode 2012 – 2017 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta Senin (15/10). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, yang memimpin pelantikan tersebut.
Usai menjalani pelantikan, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta  melakukan orasi di atas panggung di Jl. Kebon Sirih Jakarta, dengan disaksikan sekitar 10-15 ribu warga Jakarta. Gubernur Joko Widodo memastikan kepada para warga bahwa dirinya tetap akan mendatangi warga secara langsung, dari kampung ke kampung.
“Saya minta kepada bapak ibu saudara-saudara semua agar tetap mengawal saya dan pak Basuki. Hal itu perlu dilakukan agar program-program yang saya jalani dapat berjalan dengan baik. Saya tetap akan berjalan dari kampung ke kampong, dari RW ke RW, dari RT ke RT setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama memastikan akan memperhatikan masalah kesehatan warga Jakarta, serta masalah pendidikan dan pemukiman layak.
“Siapapun yang sakit, kalau masuk ke kelas tiga dan penuh, bisa masuk ke kelas dua. Jadi tidak ada lagi harus menunggu karena ruangan perawatan di rumah sakit penuh. Karena masalah sakit, pendidikan dan pemukiman adalah hak kita semua,” ujar Basuki.



Jumat, 03 Januari 2014

Kisah Hidup Anak Tukang Kayu




Terlahir dalam keluarga miskin, tak membuatnya pasrah dengan keadaan.  Jokowi kecil tetap bekerja keras untuk meraih mimpi – mimpinya. Kegigihan dan semangatnya untuk maju, membuatnya menjadi orang nomor satu  di Jakarta. Ya, dia adalah Joko Widodo. 

Anak yang Pendiam
Joko Widodo yang kini popular dengan nama Jokowi lahir di Surakarta pada 21 Juni 1961  dari pasangan Noto Mihardjo dan Sujiatmi Notomiharjo. 
Jokowi kecil hidup dalam kemiskinan. Ayahnya hanyalah seorang tukang kayu biasa. Meski hidup jauh dari kecukupan, namun tak menyurutkan semangatnya untuk mengejar pendidikan yang lebih tinggi. 
Untuk keperluan sekolah dan uang jajan, Jokowi kecil terpaksa hidup mandarin sebelum waktunya. Jokowi kecil berdagang, mengojek payung, dan jadi kuli panggul. Bahkan diusianya yang baru mengijak usia 12 tahun ia sudah belajar untuk menjadi tukang gergaji  dan  membantu ayahnya menjadi tukang kayu. 


Berangkat ke sekolah, Jokowi tak seperti anak-anak lain yang ke sekolah dengan sepeda, ia memilih untuk berjalan kaki. Menurutnya, Jokowi kecil juga memiliki kisah pedih kala rumahnya tergusur. Rumah petak sekaligus tempat usaha kayu ayahnya di daerah Cinderejo Lor, digusur dan dijadikan pusat jasa travel. 

Teman-teman Jokowi, mengatakan jika  Jokowi kecil adalah sosok pendiam, namun pandai bergaul. Banyak yang mengenal Jokowi sebagai orang yang selalu mengalah, untuk menghindari pertengkaran. Sikap tersebut diwarisi Jokowi dari kedua orangtuanya yang selalu mengajarkan makna ikhlas dan bertanggung jawab.
Menurut Sujiatmi, anaknya termasuk tekun belajar. Bahkan dia tidak perlu memaksanya untuk belajar. Dengan niat dan kemauannya sendiri, Jokowi rajin mempelajari buku-buku sekolah serta mengerjakan tugas dengan tepat waktu. "Jokowi adalah anak penurut yang tidak perlu dijewer, pasti dia belajar sendiri. Dia juga termasuk anak yang rajin salat dan lancar mengaji," katanya.

Mendapat Nama Jokowi


Setelah lulus dari SMA, Jokowi melanjutkan kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk belajar struktur kayu, pemanfaatan, dan teknologinya. Jokowi akhirnya meraih gelar insinyur pada tahun 1985. 
Setelah lulus, dirinya merantau ke Aceh dan bekerja di salah satu BUMN. Kemudian ia kembali ke Solo dan bekerja di Perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan, CV. Roda Jati. 
Setelah merasa cukup, pada tahun 1998, dirinya berhenti bekerja di CV tersebut dan memulai berbisnis sendiri bermodal dari pengalaman yang pernah ia miliki. Dengan kerja keras, ketekunan dan keuletan, akhirnya Jokowi yang memulai usaha dengan menjaminkan rumah kecil satu-satunya, akhirnya berhasil mengembangkan bisnisnya dan menjadi seorang eksportir mebel.
Menjadi pengusaha mebel, Jokowi bertemu dengan Micl Romaknan, pria bekebangsaan Prancis yang diketahui orang yang memberinya nama panggilan Jokowi.

Kamis, 02 Januari 2014

Pilihan Hidup Nikita Willy


Pilihan Hidup Nikita Willy



Menjadi artis adalah pilihan hidup. Resiko yang utama bagi yang masih pelajar adalah mengatur waktu antara syuting dan pendidikan. Seperti halnya Nikita Willy yang  sempat dikabarkan drop out dari sekolah karena seringnya absen hingga menyebabkan nilainya jeblok.  

Meski sempat membantah dirinya di drop out (DO) dari SMA Negeri 3 Jakarta, namun Nikita Willy akhirnya mengaku kalau keluar dari sekolah sejak November 2011 karena nilai jeblok. 
Tidak ingin kehilangan kesempatan belajar, Nikita memutuskan untuk melanjutkan pendidikan lewat program homeschooling.
"Memang benar pada awal pelajaran kelas tiga, aku pilih mundur dan masuk homeschooling. Mundur sejak naik ke kelas 3, sekitar november 2011," kata Nikita.
"Selesai kelas 2 aku masih mampu, masih 10 besar. Tapi masuk kelas tiga jadwal masih sangat padat. Dari kelas 1 sampai 2 masih bisa dan happy, tapi lama-lama aku sadar, aku harus bisa samakan nilai dengan teman-teman di sekolah."
Nikita memilih pindah ke tempat sekolah yang didirikan Kak Seto.
"Ya, benar. Memang sudah cukup lama dia sekolah di tempat kami. Memang banyak anak-anak sekolah senang bekerja dan banyak kegiatan juga, supaya tidak saling menganggu kemudian memutuskan untuk pindah dari jalur formal ke jalur informal yakni homeschooling ditempat kami." kata Kak Seto.

Kini, Nikita sudah kuliah. namun baru menjalani satu semester, Nikita sudah mengajukan cuti. Ia berencana ingin mengambil jurusan lain karena jurusan manajemen bisnis yang diambil ternyata tak sesuai setelah dijalaninya. 

"Sekarang aku cuti dulu. Aku mau kerja dulu sampai menemukan bidang yang aku suka," katanya.


Orangtua Nikita Willy Bercerai

Pada September 2012, Nikita Willy harus menghadapi kenyataan pahit. kedua orangtuanya resmi bercerai. 

Perceraian orang tua Nikita Willy memang mengejutkan banyak pihak. Berawal dari gugatan yang dilayangkan oleh ibunda Niki, Yora Febrine yang menggugat ayahanda Niki, Henry Willy di Pengadilan Agama Kota Bekasi. 

Penyebab perceraiannya itu dikatakan Humas Pengadilan Agama Kota Bekasi, Ismed Ilyas adalah lantaran keduanya memang sudah tidak ada kecocokan lagi.
"Keduanya sudah tidak ada kecocok lagi, dan kita enggak bisa mengutarakan penyebanya yang lebih detil. Sidang perceraian mereka tertutup umum. Dalam perceraian kita tidak bisa melihat siapa yang salah," ujarnya.

Pihak pengadilan juga telah mencoba untuk menyelamatkan rumah tangga Yora dan Henry, namun keduanya tampak kekeuh untuk berpisah. "Standar saja. Pihak ibu kekeuh mempertahankan untuk melanjutkan gugatan. Suami juga tidak ingin lagi dan tidak bisa dipertahankan," paparnya.


Asmara 

Menginjak remaja, diusia 17 tahun,  Nikita Willy diketahui menjalin asmara dengan Bara Tampubolon, putra dari pengacara ternama Juan Felix Tanpubolon. Namun asmara mereka tak bertahan lama. delapan bulan memadu kasih, Nikita dan Bara putus pada awal Desember 2013.

Bara mengatakan penyebab kandasnya hubungan mereka karena Nikita selingkuh dengan pesepakbola Diego Michiels. Bara pun mengklaim memiliki sejumlah bukti perselingkuhan Nikita. Yakni, video ciuman Niki dengan Diego di sebuah klub malam, serta informasi ke mana saja Niki menghabiskan waktu bersama Diego.

"Saya sering dapat info dari teman-teman saya ke mana saja Niki pergi dengan pria itu. Awalnya saya enggak mau peduli, tapi saya pernah pergokin Niki dengan oknum itu, bagi saya itu sudah cukup," kata Bara.

Menanggapi gosip itu, Niki dengan tegas membantahnya. Dia mengungkapkan informasi yang didapat Bara salah.

"Teman Bara itu banyak. Dan soal ciuman itu tidak benar, yang namanya di kafe itu kan rame, dan enggak kedengaran kalau ngobrol harus ke kuping. Mungkin ngambil gambar dari sisi mana, jadi kesannya ciuman, padahal enggak sama sekali," bantah Niki.

Tak lama kemudian, setelah isu itu mereda. Nikita mulai terlihat terbuka dengan sering jalan bareng dengan Diego. Ia pun mengakui jika sedang menjalin kasih dengan Diego.

Jalinan asmara di antara mereka tampaknya sudah menjurus ke arah yang lebih serius. terlebih Diego diketahui sudah menjadi mualaf dan disunat sebagaimana diwajibkan bagi lelaki yang beragama  Islam. 

Bahkan diakui Nikita jika dirinya dengan pesepakbola keturunan Belanda itu pernah membicarakan tentang lamaran. Tetapi, hingga kini belum benar-benar terlaksana. ”Saat momen-momen romantis memang ada pembicaraan tentang itu, antara aku dan dia saja,” katanya.  
    
Meski dari hari ke hari semakin yakin Diego bakal menjadi suami, Nikita mengaku tidak pernah punya keinginan untuk menikah muda. Diego seolah belum mau buru-buru ke jenjang perkawinan.

”Aku dan Diego nggak mau terburu-buru. Aku masih 19 tahun dan dia 23 tahun,” ungkapnya.

”Aku sering ditanya kapan nikah. Aku sih jalani saja, yang penting agama kami sudah sama,” pungkasnya.

Rabu, 01 Januari 2014

Nikita Willy Pesohor Muda Terkaya

 Sukses merintis karier di dunia hiburan, nama Nikita Willy menjadi salah satu artis muda terkaya di Indonesia. berbagai benda berharga dibelinya. Mulai dari mobil, rumah, hingga jam tangan mewah.




Barang Mewah Milik Nikita Willy

Pada  perayaan ulang tahun ke-17, Nikita Willy menerima kado berupa mobil Cadillac Escalade ESV dari orangtuanya. Mobil itu ditaksir seharga Rp. 3, 4 milyar.
Meski mobil buatan Amerika yang diberi nomor polisi B 94 IKI itu pemberian dari kedua orangtua. Namun uang tersebut diakui Yora, ibunda Nikita merupakan hasil dari pendapatan Nikita selama syuting. Maklum, pendapatan Nikita diatur oleh ibunda yang merangkap sebagai manajernya itu. 
Nikita mengaku sangat bersyukur karena menerima hadiah mobil "Seneng banget. 17 tahun kan udah boleh nyetir. Sudah ada SIM. Itu pakai supir. Aku duduk di belakang. Masih kecil. Senang dengan Mama yang tahu apa yang aku mau," kata Nikita.

Selain itu, belum lama ini Nikita juga diberikan hadiah sebuah mobil Mercy Cebrio yang bisa dikenadarai sendiri oleh Nikita.

Pada akhir Juli 2013,  Nikita Willy yang baru berusia 19 tahun mengenalkan rumah barunya yang mewah dan megah. Bersama puluhan anak yatim piatu, Nikita menggelar acara doa serta syukuran untuk rumah barunya. Rumah itu  menjadi salah satu bukti kesuksesan Nikita di dunia hiburan. 

"Ini dulu sebenarnya rumah lama, dihancurin. Kita beli tanah di belakang lagi, jadi lebih luas. Bangunnya sekitar dua tahun, " kata Nikita di rumahnya, Komplek AU Waringin Permai, Jalan Wiraloka 4 blok F No.10, Jatiwaringin, Jakarta Timur.
Melihat desain interior yang klasik, serta berbagai ruangan di dalamnya, tentu Nikita tak merogoh kocek sedikit untuk merealisasikannya. 

Delapan kamar tidur plus beberapa ruang lain, ditambah sebuah kolam renang di sisi rumah, seolah memperlihatkan harga  rumah tersebut. Kabarnya  Nikita sampai mengeluarkan uang Rp 10 milyar untuk rumah barunya.

"Tante enggak tahu, lupa. Hitung saja sendiri," sahut ibunda Nikita, Yora Febrine menjawab isu tersebut.
Rumah baru Nikita terlihat sangat mentereng dengan desain interior yang menarik.  Meski begitu, Nikita dan sang bunda tak ingin jika disebut-sebut memiliki rumah megah. "Luasnya 700 Meter sekian. Mewah atau enggak kan yang menilai orang lain," jawab Yora.



Untuk menjaga keamanan rumah, Yora memasang perlengkapan yang modern."Kami di sini pakai CCTV, ya semoga aman lah ya," pungkas Yora

Bukan hanya rumah dan mobil sebagai bukti kesuksesan Nikita Willy. Ia juga diketahui suka mengkoleksisepatu dan tas brand internasional, seperti Yves Saint Laurent, yang menjadi favoritnya atau tas Louis Vuitton yang nilainya berkisar antara 20 hingga 90 juta rupiah.

Sepatu, tas, jam tangan, maupun aksesoris bernilai mahal ini di rumah Niki memiliki ruangan khusus seluas kurang lebih 4 x 4 meter. Konsep ruangan ini dirancang sendiri oleh Niki, seperti layaknya mini butik di departement store. Memiliki rak-rak khusus yang terbuat dari kaca, persis seperti etalase di toko.

"Aku kan memang suka banget sama sepatu, tas, aksesoris dan kacamata. Aku suka belanja Channel, Louis Vuitton, Yves Saint Laurent. Nah dulu waktu tinggal di apartemen kan menaruhnya dempet-dempet. Makanya saat membangun rumah ini aku membuat kamar sendiri ya kayak mini butik. Biar tertata rapi dan muat banyak," ungkap Nikita.

Memiliki banyak uang, Nikita juga tak pernah meluapakan ibunya. ia sempat diketahui memberi hadiah kepada ibunya sebuah jam seharga rp. 800 juta. 

"Ada jam tangan Louis Vuitton, itu harganya hampir 800 juta. Aku langsung beli begitu saja untuk mama saat pergi ke Singapura," cerita Niki.