Jumat, 07 November 2014

Tidak Populer, Membuat Tessy Terjerumus Narkoba




Tessy, Narkoba Karena Stres Tidak Lagi Tampil di Televisi  
Keberadaan kaum banci di televisi menjadi perbincangan. Ditakutkan, keberadaan mereka akan mempengaruhi anak-anak. Apalagi dalam ajaran agama Islam, banci sangat dilarang oleh agama. Dalam ranah psikologi, banci ditempatkan sebagai kaum yang memiliki kelainan identitas seksual karena cacat secara genetis; di ruang agama, dia menjadi makhluk yang terus-menerus dikutuki dengan berbagai justifikasi dalil dan nalar keagamaan tertentu; dalam dimensi sosial, dia dipersepsi sebagai makhluk aneh – atau bahkan patologi sosial– yang tidak sekadar harus disingkiri tapi juga dimusuhi; hingga di dunia entertainment, kaum yang satu ini coba dihapuskan dari wajah televisi Indonesia karena dianggap sebagai racun.

Menyambut datangnya bulan Ramadhan tahun 2008, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengingatkan semua stasiun televisi agar tidak menayangkan acara yang menampilkan sosok kebanci-bancian dengan lawakan yang cenderung berbau porno. Senin, 1 September 2008, KPI bersama MUI mengeluarkan aturan yang berisi peringatan tersebut. Agar larangan lebih mengikat, KPI pun menegaskan akan menjatuhkan sanksi administrasi hingga pencabutan izin siaran terhadap televisi yang melanggarnya. "KPI dan MUI memberi peringatan kepada stasiun televisi untuk tidak menayangkan tayangan kebanci-bancian. Seperti reality show, komedi dan lawakan konyol yang biasa ditayangkan itu," kata Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja.

Sasa menambahkan, KPI dan MUI khawatir jika tayangan seperti itu terus dieksploitasi maka akan mempengaruhi anak-anak. "Bahkan dalam agama Islam, banci kan sebenarnya tidak boleh dan MUI telah mengeluarkan fatwa mengenai itu," ucapnya.

Berawal dari larangan tersebut, pamor Tessy mulai terjungkal. Ia yang dahulu bersama  grup Srimulat menjadi primadona panggung lawak di Indonesia karena penampilannya di televisi selalu ditunggu-tunggu, mulai mengalami keredupan popularitas dan sepi job manggung.
Kondisi tersebut, setidaknya dikatakan orang yang mengaku kuasa hukum Tessy, Muara Karta. “Dia curhat sama saya, sebulan lalu ada surat edaran dari KPI ke media televisi tidak menerima Tessy untuk tampil karena peran warianya itu,” ungkap Muara Karta di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (29/10/2014).
“Sudah beberapa tahun ini dia nggak mangggung. Dia di-cut kemudian tidak dikasih solusi, jadinya ya begini. Dia stres karena nggak punya penghasilan,” tambahnya.

KPI Bantah Larang Tessy Tampil di Televisi

Pernyataan Muara Karta, orang yang mengaku kuasa hukum Tessy dibantah Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agatha Lily.  Ia mengatakan lembaganya tidak pernah mengeluarkan larangan bagi pelawak senior Tessy tampil di televisi.  "KPI tidak pernah mencekal tessy dan artis mana pun," ujarnya.

Menurut Agatha, sulit bagi KPI mengeluarkan larangan secara spesifik kepada seorang artis atau orang tertentu untuk tampil di televisi. Namun Agatha tak menampik bahwa KPI kerap menegur stasiun televisi yang menayangkan penampilan laki-laki berlakon seperti perempuan. Teguran ini, tutur dia, tidak ditujukan secara khusus kepada Tessy, tapi ditujukan kepada semua orang dan lembaga penyiaran. 




Agatha mengatakan KPI banyak menerima pengaduan mengenai penampilan artis pria yang berlaku seperti perempuan di televisi. KPI mengeluarkan teguran demi melindungi anak dan remaja dari pengaruh perilaku tersebut. Ketika terjadi pelanggaran, KPI memberikan sanksi dan teguran kepada lembaga penyiaran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.


Rabu, 05 November 2014

Anggota Srimulat Kembali Masuk Bui





Satu lagi anggota grup lawak Srimulat ditangkap karena penyalahgunaan narkotika setelah Doyok, Polo, dan Gogon. Kali ini Kabul Basuki atau lebih dikenal dengan Tessy. Tessy yang sebelum menjadi pelawak adalah anggota pasukan elit Angkatan Laut, KKO TNI Angkatan Laut (sekarang marinir), ditangkap kedapatan mengkonsumsi narkotika jenis sabu pada Kamis, 23 Oktober 2014. Tessy disinyalir menjadi pecandu narkoba ketika kariernya merosot karena larangan tampil di televisi. Benarkah? Berikut kisahnya.

Tessy 'Srimulat', Ditangkap Karena Narkoba 

Komedian Kabul Basuki (Tessy), ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, pada Kamis (23/10) malam. Kronologis penangkapan bermula dari laporan warga adanya transaksi narkoba antara Tessy dengan bandar berinisial J di depan rumah Tessy, Jalan Kerja Bakti, Nomor 79, RT 8 RW 2, Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, pada Kamis (23/10) sekitar pukul 21.20 WIB.

Berbekal informasi tersebut, tim Direktorat I Narkoba Bareskrim Polri bergerak ke lokasi guna melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, Tessy pergi ke luar rumah mengendarai mobil Mercy bernomor polisi B 165 JP warna silver.

Petugas kemudian mengikuti Tessy yang menuju rumah temannya di Kampung Rawa Bugel RT 2 RW 3 Nomor 1, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Kota Bekasi. Di rumah itu, petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan. Saat mobil Mercy digeledah, didapati dua plastik berisi sabu 1,06 gram di dalam kotak kacamata di jok belakang mobil.

Petugas juga mengamankan dua orang yang ada di rumah tersebut, PS dan AJ. Di rumah itu ditemukan seperangkat alat hisap sabu. AJ adalah pemilik rumah.

Tessy, Coba Bunuh Diri Minum Cairan Pembersih Lantai

Setelah itu, petugas melakukan pengembangan dengan kembali ke rumah Tessy. Di sana, petugas menemukan seperangkat alat hisap sabu dan menyita buku rekening Tessy sebagai alat bukti.

Saat itu, petugas dibuat kesulitan dengan tindakan nekat Tessy yang belakangan diketahui menenggak cairan pembersih lantai. "Yang bersangkutan minta ijin ke kamar mandi, kita jaga di kamar mandi tetap terbuka, setelah selesai yang bersangkutan mengeluh perut sakit dan muntah cairan biru," kata Kepala Sub Direktorat 1 Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Agus Rohmat, SIK. SH. MHum, di Jakarta, Rabu (29/10).

Tessy langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sukamto Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Tessy yang dalam keadaan dalam pengaruh narkoba, meracau ingin mati daripada menanggung malu.


Sebelum penangkapan terjadi, sekitar pukul 20.00 WIB, Tessy mengambil uang di ATM. Kemudian terjadi transaksi sabu dengan pengedar J di depan rumah Tessy sekitar pukul 21.20 WIB. Setelah dapat sabu, Tessy menggunakan di kamarnya terlebih dulu. Kemudian ia pergi ke rumah AJ di Bekasi untuk melakukan pesta sabu.

"Ketiga tersangka, sebelumnya sudah sering menggunakan sabu bersama dengan biaya ditanggung secara bersama. Kali ini (pembelian sabu) ditanggulangi terlebih dahulu oleh tersangka AJ Rp 2,3 juta, ditransfer lewat rekening milik KB," tuturnya.

Tessy yang sedang menunggu siding, dijerat Pasal 114 ayat 1 jo 132 ayat 1, subsider Pasal 112 ayat 1 jo 132 ayat 2, lebih subsider Pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Tessy terancam minimal 4 dan maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Selasa, 04 November 2014

Bunga Citra Lestari, Impian yang Belum Terwujud






Bunga Cinta Lestari, Menikah Dengan Ashraf Sinclair

Hubungan BCL-Ashraf Sinclair mulai terendus saat foto-foto yang menampilkan kemesraan keduanya saat berlibur tersebar di publik kedua negara. Hubungan pasangan ini makin dekat dan dibuktikan dengan sebuah lamaran keluarga Ashraf ke Indonesia.  Ashraf Sinclair adalah aktor asal Malaysia keturunan Melayu-Inggris sekaligus putra seorang miliarder.

Pernikahan BCL dan Ashraf menjadi pernikahan termewah yang terjadi di 2008. Dua selebritas beda negara mengakhiri masa lajang di Masjid Al Bina, Senayan, Jakarta Selatan dengan mas kawin sepasang anting berlian 1,5 karat. Tak tanggung-tanggung, resepsi keduanya digelar tiga kali di dua negara.  Setelah akad nikah, resepsi pertama digelar di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta dengan mengusung adat Padang. BCL mengenakan suntiang, mahkota khas Minang.

Resepsi pernikahan kembali digelar di Malaysia selama dua hari. Mereka ke Malaysia menggunakan pesawat jet hadiah pernikahan dari sang ayah mertua. Resepsi kedua digelar sesuai adat negara ayah Ashraf, Inggris, di The Saujana Kuala Lumpur Hotel.      Resepsi  di Malaysia diperuntukkan bagi keluarga dekat di Klub Golf Petaling Jaya dengan menggunakan adat Melayu. Pernikahan selebritas lintas negara ini bahkan disiarkan langsung salah satu stasiun televisi Malaysia, TV3.

Setelah menikah, karier BCL  makin menjulang. Dia ditawari menjadi model iklan bersama sang suami, Ashraf. Keduanya juga membintangi film komedi romantis bertajuk Saus Kacang Bunga pun menyanyikan lagu-lagu untuk soundtrack-nya.
Saus Kacang merupakan film Indonesia yang dirilis pada tahun 2008. Di Film itu, selain pasangan Bunga Citra Lestari dan Ashraf Sinclair, juga dibintangi Nadia Saphira, Marsha Milan Londoh, Bams Samsons, Christian Sugiono, dan Rima Melati.
Pada tanggal 22 September 2010 BCL melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Noah Sinclair.


Bunga Citra Lestari, Impian  yang Belum Terwujud

BCL sudah merintis karier bermusik sejak 2005. Meski dikenal sebagai penyanyi sukses dengan banyak lagu yang hits, namun ada keinginan BCL yang belum terwujud yaitu mengadakan konser tunggal.
"Sebenarnya siapa sih penyanyi yang nggak pengin bikin konser sendiri. Beberapa list lagu memang sudah aku siapkan," ucap BCL.
Menurut BCL, keinginannya untuk menggelar konser tunggal sudah ada sejak lama. Tapi, ada beberapa hal yang membuatnya menunda rencana itu. Terlebih untuk membuat konser tunggal butuh konsep yang matang dan tak bisa sembarangan.




Saat ini BCL sudah memiliki empat album. Ia berharap bisa menggelar konser tunggal setelah merilis album kelima. "Penginnya sih satu album lagi, dan baru kepikiran mau punya konser," tuturnya.
Ia ingin konser tunggal pertamanya mewah dan meriah. Penonton pulang dari konser puas dengan penampilannya. "Aku pengin punya konser yang bagus, lagunya pun beda," papar ibu satu anak itu.
Empat album BCL adalah sebagai berikut ; Cinta Pertama (2006), Tentang Kamu (2008), The Best of BCL (2013), Kuasamu (2014).

Sabtu, 01 November 2014

Bunga Citra Lestari, Isu dengan Ariel ‘NOAH’




Bunga Citra Lestari, Kejutkan Industri Musik Indonesia

Sebagai pendatang baru, khalayak sempat dikejutkan oleh Bunga Citra Lestari. BCL berhasil merebut predikat artis penyanyi solo wanita terbaik di ajang Anugerah Planet Muzik (APM) 2009.
APM merupakan acara penghargaan rutin tahunan dan menjadi barometer musik di empat negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunai Darussalam. Di ajang bergengsi ini, BCL berhasil mengalahkan penyanyi solo wanita yang lebih lama eksis seperti Siti Nurhaliza dari Malaysia dan Mulan Jameela dari Indonesia.  

Prestasinya itu memotivasi dirinya untuk tetap fokus dan mendalami dunia tarik suara. Predikat artis penyanyi terbaik dijadikan alasan sebagai awal untuk go international.  Bertepatan dengan perayaan hari Kartini, 21 April 2009, Bunga kembali menerima penghargaan sebagai salah satu dari 100 Perempuan Indonesia Terinspiratif.    
Memasuki 2010, BCL terus maju meraih impian untuk berkiprah di dunia internasional. BCL berduet dengan Christian Bautista, penyanyi asal Filipina lewat Lagu Be careful of My Heart. Ia menyatakan demi mengejar impiannya go international, ia pun berupaya merintis karier secara bertahap. 

Dalam kariernya di dunia tarik suara, BCL banyak meraih penghargaan seperti Album Penyanyi Solo Ngetop versi SCTV Awards (2006), The Sensational Artist dari Editor's Choice Award  (2007),  Karya Produksi Kolaborasi Terbaik  di ajang Anugerah Musik Indonesia Award (AMI) (2008),  Artis Wanita Terbaik di ajang Anugerah Planet Muzik (APM)  (2009). Soundtrack Terfavorit Indonesia Movie Awards (2013), Artis Solo Wanita Terbaik  Indonesian Movie Awards 2013, Karya Produksi Terbaik versi Anugerah Musik Indonesia (2013), Karya Produksi Terbaik versi Indonesia Musik Indonesia (2013).





Bunga Citra Lestari, Isu dengan Ariel ‘NOAH’

Setelah berperan bersama dalam sinetron ABG, BCL sempat berpacaran dengan Hengky Kurniawan. Namun asmara mereka tak lama terjalin.
Setelah putus dari Hengky, BCL yang sedang naik daun, mendapat kabar tak sedap.  BCL diberitakan menjadi penyebab dari bubarnya perkawinan penyanyi Nazriel Irham atau Ariel NOAH (dahulu Peterpan-red) dengan istrinya, Sarah Amelia. Bahkan, saat video porno Ariel menyebar dengan Cut tari dan Luna Maya, nama BCL kembali menguak jika ada juga video porno antara Ariel dengan BCL. Mellaui manajernya, Dodi, BCL membantah kabar tersebut. Menurut Dodi, BCL dengan Ariel hanya sebatas teman dekat.
Seiring waktu berjalan, berita yang merugikan BCL tersebut menguap begitu saja.




Gossip BCL dengan Ariel tersebar saat dirinya dipergoki jalan mesra dengan Ariel di kawasan mall di Senayan, Jakarta.
Setelah gossip dengan Ariel, BCL dikabarkan menjalin asmara dengan Angga , vokalis Malique n D Essentials. Gosip ini dibantah BCL. “Kenapa harus Angga, kenapa engga dengan musisi-musisi lain,” kata BCL kala itu seraya tertawa. Seakan gerah dengan gossip, BCL kemudian mengenalkan kekasihnya , aktor Malaysia keturunan Melayu-Inggris, Ashraf Sinclair.

Jumat, 31 Oktober 2014

Dari Model Hijrah Ke Dunia Tarik Suara




Bunga Citra Lestari pantas dijadikan sosok idola. Ia mampu menunjukan kualitasnya sebagai pelaku seni hiburan Indonesia, baik dari seni peran maupun vocal. Sejumlah  album, sinetron, dan filmnya banyak disukai. Berikut kisah Bunga Citra lestari

Bunga Citra Lestari, Berawal Dari Model

Bunga Citra Lestari (BCL) populer dengan panggilan Unge . Ia lahir di Jakarta, 22 Maret 1983. Ayahnya bernama Muchlis Rusli. Sedangkan ibunya adalah Emmy Syarif. Waktu kecil BCL tinggal di kota Lhokseumawe, Aceh. Setelah lulus SMP, keluarganya memutuskan pindah ke Jakarta lagi. Profesi keartisan yang digelutinya dimulai ketika berusia 16 tahun dengan menjadi model gadis sampul di sebuah majalah remaja ibukota.

Di Jakarta, Bunga memilih karier di dunia modeling dan belajar di sekolah modeling John Casablanca. Bunga lalu mencoba untuk ikut casting video klip dan iklan. Bunga yang mengantar temannya casting iklan produk sakit kepala, akhirnya dibujuk agar ikut casting. Tak disangka, malah ia yang terpilih membintangi iklan tersebut.

Dari situ, ia mulai menjelajah dunia sinetron. Wajahnya tampil dalam sinetron seri ABG, Senandung Masa Puber, Dari Temen Jadi Demen dan Penjaga Hati. Dari perannya di sinetron-sinetron inilah publik mulai melirik dirinya.
Di dunia layar lebar, acting BCl juga tidak mengecewakan. Film pertama yang dibintanginya adalah Cinta Pertama. Dalam film tersebut, BCL bermain dengan Ben Joshua dan Richard Kevin. Film bergenre drama remaja ini sukses di pasarana. Hal itu membuat sang sutradara Nayato Fio Nuala mengajak BCL dalam film garapannya. Film kedua BCL adalah Kangen yang diproduksi pada tahun 2007.   Namun sayang, film keduanya ini tak meraih sukses seperti film pertamanya.   Dalam film ketiga, BCL beradu akting dengan Andhika Pratama dan Rama Michael lewat film Tentang Kamu. Kemudian BCL main dalam film Saus Kacang. 

Dalam film ini BCL beradu acting dengan Ashraf Sinclair, suaminya.
Setelah film Saus Kacang, BCL vakum dari dunia seni peran. Kemudian, tawaran film Ainun dan Habibie datang menghampiri. Awalnya BCL ragu mengambil tawaran tersebut. Namun dengan dukungan suami, akhirnya ia   menerima tawaran tersebut. Memerankan Ainun, BCL mendapat pujian langsung dari BJ Habibie, Presiden kedua Republik Indonesia.  
Selain main sinetron dan film, BCL juga menjadi bintang iklan dari beberapa produk antara lain Pond’s, Tora Bika Susu Full Cream, Honda Genuine Parts, Olay Facial Foam, dan banyak lagi.

Bunga Citra Lestari, Hijrah ke Dunia Tarik Suara

Selain berakting dan menjadi model,  ternyata Bunga menyimpan keinginan lain yakni bernyanyi. Sejak kecil, bungsu dari dua bersaudara ini memang hobi bernyanyi. Kesempatan akhirnya datang dari manajemen Pas Band. Dia berduet dengan PAS Band yang merupakan awal kariernya di dunia musik.    

Dalam sebuah soundtrack film Dealova, manajemen yang menyukai karakter suaranya lantas meminta BCL membawakan lagu berjudul Saat Kau Pergi. Ternyata vokal Bunga mencuri perhatian publik. Bunga tak main-main berkarier di dunia tarik suara. Dia melatih vokal bersama Elfa Secoria  untuk mematangkan vokal sebelum masuk dapur rekaman.      




Bunga mengeluarkan lagu hits berjudul Sunny ciptaan Dewiq dalam sebuah album berjudul Cinta Pertama. Album yang sama juga mengisi soundtrack album untuk film Cinta Pertama. Hampir semua lagunya di album Cinta Pertama mendapat sambutan pendengar. Single-single-nya, seperti Aku Tak Mau Sendiri, Cinta Pertama (Sunny) laris manis di pasaran. Album solo perdananya terjual hingga 75 ribu kopi dalam dua minggu.  Dalam album "The Best of Ari Lasso" Bunga berduet dengan Ari Lasso dan berhasil mencetak hits lewat lagu Aku dan Dirimu. Alhasil, namanya kian melambung.



Kamis, 30 Oktober 2014

Dukung Jokowi, Wanda Dipecat Dari PAN



Wanda Hamidah, Dipecat Dari PAN

Tak lama setelah kasus penangkapan di rumah Raffi Ahmad, Wanda Hamidah mengumumkan niat untuk berhenti dari karier politik. Ia yang kala itu masih menjabat sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta itu tak akan maju mencalonkan lagi di pemilu 2014. "Saya merasa kurang kerja secara maksimal. Di DPRD itu kan kolektif, kita ngegas 120 cc, sementara yang lain cuma 45 cc, jadi nggak sampai ke tujuan," tuturnya.

Faktor lain yang membuat dirinya ingin berhenti dari aktivitas politik tentu ada. "Saya kan single parent, beban anak saya, butuh perhatian, mungkin ada (faktor) hal itu juga," akunya. 

Keinginan Wanda untuk berhenti berkarier di panggung politik secara baik-baik tampaknya sirna. Sebab, Wanda dipecat dari Partainya. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN), Teguh Juwarno, membeberkan alasan pemecatan Wanda Hamidah sebagai kader PAN.

Menurutnya, sebagai seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Wanda sudah melanggar tata tertib partai yang memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di pemilihan presiden 2014 lalu. "Dia sebagai anggota dewan yang mewakili partai di DPRD DKI tidak menjalankan keputusan partai," ujar Teguh.

Teguh menjelaskan, di internal partai sudah ada aturan pemberian sanksi untuk kader yang berseberangan dengan keputusan rapat kerja nasional. Sanksi itu mulai dari yang ringan hingga pemecatan. "Saya yakin Wanda tahu konsekuensinya. Apalagi Wanda adalah figur anggota dewan yang mewakili partai di parlemen, tentu keputusan itu mengikat dirinya juga," kata dia.


Wanda Hamidah Enggan Kembali ke Dunia Hiburan

Dipecat dari Partai Amanat Nasional, tak membuat Wanda Hamidah kapok terjun ke dunia Politik. Ia memilih tetap berpolitik. Namun tidak lewat jalur Partai. Lulusan Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini mengaku bahwa sepenuhnya dia ingin memperjuangkan aspirasi rakyat sebagai seorang politisi. Meskipun kini ia bukan lagi sebagai anggota partai, Wanda tak ingin kembali merambah dunia hiburan. "Saya sudah nggak mau, karena sejak bergabung dengan salah satu stasiun televisi swasta (sebagai penyiar), karier hiburan saya sudah berakhir," ucap Wanda.




Wanda merasa cukup setelah sebelumnya selama 12 tahun menekuni dunia artis. Baginya, sekarang saatnya ia bekerja dan memperjuangkan hak-hak rakyat sebagai politisi."Saya tidak pernah menganggap karir itu (artis) sebagai karir profesional saya," katanya.

Wanda diketahui masih terus berjuang di jalur politik bersama Kelompok Studi Trisakti, Jari Tengah Ungu. Ia juga aktif dalam kegiatan sosial bersama KKAB. Komnas PA dan #Jakarta manusiawi.

Selasa, 28 Oktober 2014

Usai Bercerai, Wanda Hamidah Dekat dengan Raffi Ahmad




Wanda Hamidah, Cerai

Setelah 12 tahun membina rumah tangga dengan Cyril Raoul Hakim dan sudah dikaruniai tiga anak, Wanda Hamidah memilih untuk bercerai dengan mendaftar perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada  5 September 2012. Kemudian Wanda Hamidah resmi menyandang status janda pada 7 November 2012. Majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan  memutuskan secara verstek  mengabulkan permohonan cerai Wanda atas suaminya, Cyril Raoul Hakim atau Chiko.

Entah mengapa alasan Wanda menggugat cerai suami. Wanda dan suami bungkam mengenai perceraian mereka. Padahal, mereka selama ini dikenal pasangan serasi. Terlebih mereka sama-sama aktif berorganisasi dan bernaung dalam partai yang sama, PAN. Isu beredar jika suami Wanda tertekan karena penghasilan dan kariernya jauh di bawah Wanda

Kuasa Hukum Wanda Hamidah, Liz Asnah Wati SH, menjelaskan, perihal perceraian Wanda Hamidah dengan suaminya bukan karena lantaran pihak orang ketiga maupun perihal ekonomi ataupun beda penghasilan. "Gugatan yang diajukan mbak Wanda itu seperti biasa. Menggugat cerai, karena sudah tidak ada kecocokan lagi dan bagaimana pengaturan soal anak-anak. Mbak Wanda minta anak-anak sama dia," kata Liz.



Usai Bercerai, Wanda Hamidah Dekat dengan Raffi Ahmad

Kedekatan Wanda Hamidah dengan Raffi Ahmad memang terbilang cukup menarik perhatian. Namun, Wanda dan Raffi sama-sama membantah jika ada hubungan asmara di antara mereka. Tetapi Wanda tak menutup kemungkinan bila nantinya ia berjodoh dengan Raffi. Bagi Wanda, yang terpenting adalah restu dari anak-anaknya dan orangtua.

Wanda juga menyiratkan jika ia tak mempermasalahkan soal profesi maupun usia dalam menjalin hubungan. Yang terpenting, pria tersebut sudah memenuhi syarat yang diajukan Wanda. "Asalkan saling mencintai, menghormati satu sama lain itu penting dan  sayang sama saya dan anak-anak," ucapnya seraya tersenyum.



Hubungan Wanda  dengan Raffi kemudian menjauh setelah mereka digelandang oleh BNN pada 27 Januari 2013. Meski akhirnya Wanda dibebaskan karena dinyatakan negatif dalam dua kali tes urine, dan tak punya cukup bukti untuk ditahan karena memang tak berkaitan langsung dengan penyalahgunaan narkoba.  Setelah keluar, Wanda  bahkan menyandang status baru sebagai Duta Peduli Korban Narkoba untuk BNN.

Setelah kejadian itu, Raffi dan Wanda seperti menjalani kehidupan masing-masing sampai akhirnya, Raffi menemukan Nagita Slavina, wanita yang dinikahi Raffi 17 Oktober lalu. Wanda, terlihat hadir dalam resepsi pernikahan Raffi-Nagita  di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Ia mengajak  pria yang merupakan kekasihnya. Namun Wanda belum mau berbagi banyak perihal asmaranya. "Nggak mau ah,(ngomongin asmara),” demikian Wanda.